Skip to main content

Kucingmu Tidur Telentang? Berikut 3 Fakta Mengenai Perut Kucing

Dokter-hewan.net - Kucing adalah salah satu hewan yang menghabiskan hari siangnya untuk tidur dan beristirahat, sehingga tidak jarang pemilik hewan menganggap hewan peliharaannya pemalas. Namun, tahukah kamu, tidur kucing dapat menjadi patokan tingkat kepercayaan kucingmu kepada kamu loh! Yuk ikuti pembahasannya.

Kucing Tidur Telentang 
Photo by Peng Louis from Pexels

Waluapun sedang tidur, kucing merupakan salah satu hewan yang akan selalu siap siaga jika ada ancaman di sekitarnya, misalnya telinganya akan berpatroli kiri dan kanan walaupun matanya terpejam dan sebaliknya, saat dia mengistirahatkan telinganya, matanya akan terbuka untuk memperhatikan wilayah sekitarnya.

Saat tidur, posisi kucing yang tidur di area yang asing atau lokasi yang tidak dipercayanya adalah dengan posisi duduk, dan kaki berada di bawah, hal ini memungkinkan dia untuk segera berlari jika ada ancaman disekitarnya. Namun, jika kucingmu melakukan yang sebaliknya, misalnya tidur telentang, dan tangannya dibuat senyaman mungkin berarti dia sudah percaya dan merasa nyaman berada di dekatmu. Kamu sudah menjadi pemilik yang bisa dipercaya oleh kucingmu.

Kucing Tidak Mau Perutnya di Pegang
Photo by FOX from Pexels

Posisi tidur telentang berarti dia sudah merasa nyaman bersama pemiliknya, dan tenang disana. Namun, jangan sesekali kamu mencoba untuk menyentuh atau mengusap bagian perut mereka yang kadang sangat menggemaskan. Hal ini akan membuat kucing menggigit bahkan menyakarmu waluapun kucing tersebut sudah menjadi bagian dari hidupmu. Jika dibuat persentase, hanya sedikit kucing yang mau disentuh perutnya, jika kucingmu salah satunya kamu sungguh sangat beruntung memiliki mereka, artinya semua kepercayaan hidup dan matinya sudah ada di kamu.

Alasan utama kucing sangat enggan di pegang perutnya karena bagian perut adalah bagian tubuh yang paling lemah pertahanannya, disana hanya dilindungi sedikit daging, dan agak banyak lemah dan itupun sangat ringkih jika terjadi benturan atau serangan. Hal inilah yang diyakini para ahli kenapa kucing sangat enggan di pegang di area tersebut, yaitu demi keselamatan dan kelangsungan hidup mereka.

Perut Kucing yang Bergelambir
Pertanyaan paling umum ditanyakan saat saya praktik yaitu gelambir di perut kucing. Apakah itu normal? Jawabannya adalah sangat normal sekali. Kucing yang memiliki gelambir diperutnya berarti dia sangat elastis saat berlari dan bermanuver. Gelambir disana berfungsi sebagai bagian kulit yang menjadi pegas saat mereka memanjangkan tubuhnya dan saat menjadi bantalan saat mereka memendekkan tubuhnya, misalnya saat mereka berlari dan berbelok cepat. Namun, bagian ini juga sangat rentan untuk tersangkut, sehingga selalu perhatikan bagian tersebut agar selalu bersih dan tidak ada luka-luka disana.

Jadi, itulah 3 fakta tentang perut kucing yang harus kamu ketahui. Jadi, kucingmu tipe yang mana? Apakah mereka sudah percaya kepadamu atau masih setengah-setengah?

Comments

Popular posts from this blog

Apa itu Small-Dog Syndrome?

Dokter-hewan.net - Bayangkan dunia ini jika kamu sangat kecil. Tiduran di tanah dan melihiat ke sekeliling. Kamu dikelilingi banyak kaki. Saat kamu ingin melihat sesuatu, bayangkan seperti apa rasanya harus melihat ke atas sepanjang waktu. Selain membuat leher sakit, menatap hal-hal yang lebih besar dari kamu akan sangat luar biasa. Kemudian bayangkan bagaimana rasanya saat didekati orang asing dan menunduk ke arahmu, lalu menyentuh bahkan mengangkatmu? Selamat datang di dunia anjing kecil!  Small-dog syndrome merupakan kondisi yang dirasakan oleh anjing dengan tipe kecil untuk melalui aktifitasnya sehari-hari. Umumnya anjing ras kecil lebih cenderung tidak ramah terhadap yang ada disekelilingnya, baik itu kepada manusia asing bahkan anjing lainnya. Umumnya anjing yang mengalami Small-dog syndrome cenderung lebih suka marah, atau penakut terhadap orang asing maupun gangguan asing dari sekitarnya.  Jika anjingmu berjenis ras kecil dan bereaksi negatif terhadap lingkungannya, ...

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih...

Penggunaan termometer digital

dokter-hewan.net Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh mengalami peningkatan. Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang mengalami infeksi akibat virus, bakteri dan parasit. Namun, ketika pemilik melihat anjing atau kucingnya melihat aktifitas berkurang, nafsu makan turun akan khawatir. Sediakan termometer khusus buat anjing atau kucing anda, termometer ini dapa membantu mengetahui apakah anjing dan kucing dalam keadaan demam atau tidak. Suhu normal anjing dan kucing 37,5 ° C - 39,5 ° C. Ketika suhu lebih dari 40 ° C dapat mendadak pingsan (heat stroke). Langkah sederhana penggunaan termometer digital : Bersihkan termometer, dapat menggunakan kapas alkohol Pegang kucing/anjing anda agar dalam posisi yang nyaman Masukkan termometer ke dalam anus kucing/anjing Tahan hingga termometer berbunyi Ambil termometer, kemudian baca angka pada layar Bersihkan termometer kembali. ---------------------------------------------------------------------------...