dokter-hewan.net Snot (infectious coryza) merupakan penyakit yang menyerang sistem respirasi bagian atas ayam yang disebabkan oleh Avibacterium paragallinarum atau yang dahulu disebut dengan nama Haemophilus paragallinarum. Penyakit ini bersifat infeksius dan target utamanya adalah sinus. Ayam dalam ssegala umur dapat terserang snot, namun kejadian penyakit paling sering pada ayam dewasa. Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan penderita, inhalasi udara yang tercemar bakteri, atau melalui pakan dan minum yang tercemar eksudat penderita. Gejala klinis snot adalah leleran serous sampai mucus dari hidung, pembengkakan daerah fascial, lakrimasi, diare, anoreksia. Penurunan kosumsi pakan dan minum mengganggu pertumbuhan pada ayam muda dan mengurangi produksi telur pada ayam petelur.
Dokter-hewan.net - Saya mendapatkan tautan dari seorang pengikut di tiktok yang saya kelola ( @dokterhewan86 ). Video yang ditautkan itu menggambarkan seekor anjing Pomeranian sedang melakukan gerakan dragging butt , yaitu gerakan menggosokkan anusnya ke lantai. Sayapun langsung membalas video itu dengan menjawab “ 4 alasan anjing melakukan dragging butt ” di tiktok tersebut. Jika kamu belum melihatnya, kamu bisa check video di bawah ini : @dokterhewan86 #stitch with @Triplit Kenapa anjing menyeret pantatnya? #stitch #fyp #xyzbca #fypシ #anjing #dokter #hewan #dokterhewan #dokterhewan86 ♬ original sound - Dokter Hewan 86 Alasan utama anjing dan kucing melakukan dragging butt yaitu infestasi cacing Dipylidium caninum . Cacing ini termasuk kategori cacing cestoda yang umum menyerang anjing dan kucing serta terkadang manusia. Cacing ini juga seringkali dikenal dengan nama cacing pinjal, cacing timun (1) dan sering juga dikira butiran nasi karena bentuknya san...
Comments
Post a Comment