Skip to main content

7 Tindakan baik Petlover, Namun menyiksa hewan!

Dokter-hewan.net – Petlover atau pecinta hewan merupakan malaikat tak bersayap yang sangat mencintai hewan-hewan. Namun, saking sayangnya, petlover sering lupa bahwa tindakannya sudah terlalu berlebihan, bukannya menolong hewan malahan tindakan tersebut menyebabkan hewan tersiksa. Apa saja 7 tindakan tersebut? Berikut menurut dokter-hewan.net :
  • Makan terlalu banyak

Pecinta hewan biasanya tidak bisa menolak permintaan hewannya, terutama saat mereka lapar. Hewan biasanya memberikan kode kepada pemiliknya untuk diberikan makanan lebih banyak, dan banyak lagi. Akhirnya kucing akan gendut dan akhirnya kelebihan berat badan malahan obesitas. Tahukah kamu, obesitas akan mengundang banyak penyakit seperti sakit jantung, diabetes dan kawan kawannya. Jika kamu saying kucingmu, sebaiknya atur porsi makannya dan berikan jadwal makan yang teratur.
  • Tidak vaksin dan deworming

Vaksin dan deworming (obat cacing) yang teratur merupakan salah satu cara untuk mencegah hewan agar terhindar dari penyakit. Namun banyak juga pecinta hewan yang tidak tega melakukan hal ini dengan berbagai alasan, antara lain : takut hewannya demam, takut memberikan obat, takut hewannya stress dan sebagainya. Jika anda termasuk orang yang belum melakukan vaksinasi kepada hewannya, sebaiknya disegerakan! Sebelum terlambat.
  • Memberikan multivitamin terlalu banyak

Multivitamin memang baik untuk hewan, namun dalam kondisi berlebihan akan menyebabkan hewan sakit. Biasanya gejala yang muncul adalah hewan tidak mau makan, muntah, diare dan lain-lain. Jika anda membeli multivitamin, sebaiknya bawa multivitamin tersebut ke dokter hewan langganan anda, dan konsultasikan berapa banyak multivitamin yang bisa anda berikan untuk hewan kesayangan anda. 
  •  Saat masa birahi & libido, hewan tidak dikawinkan

Kesejahteraan hewan mengatakan “hewan bebas mengekspresikan perilaku alaminya”, salah satu contoh perilaku alami adalah kawin. Jika anda termasuk orang yang mengurung hewannya saat masa kawin, anda adalah salah satu orang yang menyiksa hewannya sendiri. Jika anda tidak mau kucing anda beranak dan beranak lagi, sebaiknya kebiri hewan tersebut. Selain untuk mensejahterakan hewan juga membantu relawan kucing untuk mengontrol populasi kucing yang ada di jalanan.
  •  Memelihara terlalu banyak hewan dalam satu rumah

Pecinta hewan memiliki mimpi yang besar, salah satunya adalah memiliki hewan yang banyak di dalam rumahnya. Jika anda salah satu orang yang bermimpi seperti itu, sebaiknya segera urungkan niat anda. Terlalu banyak hewan di rumah membuat mereka merasa tidak nyaman, tertekan dan tersiksa. Jumlah ini tentunya harus dibandingkan dengan luas ruangan untuk mereka tinggal. Untuk mengetahui berapa jumlah ruangan ideal untuk hewan anda, segera temui dokter hewan langganan anda.
  •  Memberi makanan manusia ke hewan

Cinta itu buta, itulah kata pujangga. Begitu juga dengan petlover, karena saking cintanya, sering sekali petlover memberikan makanan yang dimakanannya kepada hewan kesayangannya. Perilaku buruk ini sebenarnya dapat membahayakan hewan kesayangan anda, pertama, hewan kemungkinan besar dapat keracunan atau mengalami diare dan muntah, dan kedua adalah hewan menjadi tidak sopan. Artinya saat ada tamu di rumah, dan makan di rumah anda, karena sudah terbiasa makan bersama tuannya, hewan tersebut biasanya naik ke meja makan dan merebut makanan tamu tsb. Perilaku ini membuat tamu dan pemilik hewan tidak nyaman bukan? Dan itu bukanlah kesalahan hewan, namun kesalahan pemiliknya yang mengajarkannya.
  • Menjadi pengikut hewan

Hewan adalah makluk yang kuat instingnya. Saat mereka tidak ada yang memimpin, mereka akan menjadi pemimpin untuk kaumnya. Petlover kebanyakan akan menjadi pengikut hewannya, yaitu saat hewannya lapar, kemudian hewan tersebut meminta pemiliknya untuk menyediakan makanan, maka pemiliknyapun menyediakan makanan dengan alasan kasian dsb. Padahal menurut hewan, pemilik hewan melakukannya karena dia adalah pengikutnya. Jadi, kalianlah yang harus mengontrol mereka, berikan mereka tanda bahwa anda adalah pemimpin dari kaum anda sendiri.

Itulah 7 tindakan baik namun salah dimata hewan. Apakah anda salah satu di antara mereka? Atau ada teman anda yang seperti itu? Share artikel ini kepada mereka agar mereka sadar akan kesalahan tersebut. Dadah! 

Comments

Popular posts from this blog

Dipylidium caninum, Cacing dari anjing dan kucing yang mungkin menularimu

Dokter-hewan.net - Saya mendapatkan tautan dari seorang pengikut di tiktok yang saya kelola ( @dokterhewan86 ). Video yang ditautkan itu menggambarkan seekor anjing Pomeranian sedang melakukan gerakan dragging butt , yaitu gerakan menggosokkan anusnya ke lantai. Sayapun langsung membalas video itu dengan menjawab “ 4 alasan anjing melakukan dragging butt ” di tiktok tersebut. Jika kamu belum melihatnya, kamu bisa check video di bawah ini :  @dokterhewan86 #stitch with @Triplit Kenapa anjing menyeret pantatnya? #stitch #fyp #xyzbca #fypシ #anjing #dokter #hewan #dokterhewan #dokterhewan86 ♬ original sound - Dokter Hewan 86 Alasan utama anjing dan kucing melakukan dragging butt yaitu infestasi cacing Dipylidium caninum . Cacing ini termasuk kategori cacing cestoda  yang umum menyerang anjing dan kucing serta terkadang manusia. Cacing ini juga seringkali dikenal dengan nama cacing pinjal, cacing timun (1) dan sering juga dikira butiran nasi karena bentuknya san...

Lowongan kerja : PT. Sistem Manajemen Dewarangga

Dokter-hewan.net - Saya Zukhrufa - HR Recruitment dari PT Sistem Manajemen Dewarangga. Klinik Hewan PetPro (PT Penolong Hewan Indonesia dari Dewarangga Group) saat ini sedang membuka lowongan untuk posisi: Dokter Hewan Senior Dokter Hewan Junior Berikut saya lampirkan poster lowongan kerja untuk kedua posisi di atas.  Terima kasih sudah berkenan untuk membagikan informasi lowongan kerja di Klinik Hewan PetPro. Bantuan Anda sangat berarti bagi kami. Zukhrufa Nurillah - HR Recruitment PT. Sistem Manajemen Dewarangga Website: dewarangga.com Email: rekrutmen@dewarangga.com Alamat Kantor: Jl. Raya Cimatis No. 17 RT 003 RW 011, Jatikarya, Jatisampurna, Bekasi